BAGIMEDIA - Kawasan Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur dikenal sebagai salah satu tempat yang wajib dikunjungi karna keindahannya. Namun baru-baru ini kabar duka datang dari Gili Lawa, pulau yang sebelumnya hijau itu kini menghitam di malam pertama bulan Agustus.

Sampai saat ini penyebab kebakaran belum dapat dipastikan, namun yang pasti hal ini terjadi karna ulah pengunjung yang menyalakan api di kawasan tersebut. Padahal sudah jelas bahwa menyalakan api di Gili Lawa sangat berbahaya karna sekitarnya ditumbuhi oleh rumput savana yang kering dan mudah terbakar.

Mengutip dari Detik Travel pada Kamis (2/8/2018) Kepala Taman Nasional Komodo, Budhy Kurniawan mengatakan “masih dalam proses penyelidikan di Polres Manggarai Barat. Saat kebakaran, memang ada beberapa kapal di sekitar Gili Lawa, mereka itulah yang dimintai keterangan dan informasi”.

Kronologis berawal dari seorang tour guide yang melapor bahwa ada kebakaran di Gili Lawa. Setelah menerima laporan tersebut, tim Taman Nasional Komodo dari Loh Sebita dan Pulau Padar segera melakukan upaya pemadaman. Tim dari Labuan Bajo juga turut membantu. Proses pemadaman dilakukan hingga pukul 03.00 WITA.

A post shared by Kurniawan_Jack (@kurniawan_jack) on

Pihak kepolisian dan Taman Nasional Komodo masih menyelidiki penyebab kejadian ini. Ada beberapa kabar beredar di sosial media, salah satunya karna seorang tour operator yang menyalakan kembang api demi foto instagramable.


Walaupun belum ada kepastian mengenai penyebab terjadinya kebakaran di Gili Lawa, tapi kita bisa menjadikan ini pelajaran sebagai pengunjung maupun traveler. Ada banyak cara untuk mendapatkan foto yang bagus tanpa harus merusak alam.